Showing posts with label aksi. Show all posts
Showing posts with label aksi. Show all posts

Friday, November 18, 2016

Seribu Lilin & Doa Bersama

Foto oleh: @yatingating (Instagram)
Malam tadi (Jumat, 18/11/2016) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Bundaran Besar, Palangka Raya ada aksi simpatik/solidaritas yang bertajuk "Seribu Lilin & Doa Bersama" dan dihadiri oleh ratusan warga kota Palangka Raya. Aksi ini merupakan aksi bela sungkawa kepada Intan Olivia Marbun, seorang gadis cilik berusia 2,5 tahun yang menjadi korban meninggal akibat teror bom di Gereja Oikumene, Samarinda beberapa waktu yang lalu.

Selain beberapa tokoh Dayak, pemuka agama, mahasiswa, komunitas-komunitas, dll, dalam aksi tersebut juga hadir Gubernur Kalimantan Tengah, yaitu Bapak Sugianto Sabran. Dalam orasinya beliau mengutuk keras teror bom yang terjadi di Samarinda beserta pelakunya. Ia juga mengatakan bahwa Kalimantan Tengah harus bisa menjadi contoh bagi provinsi lainnya dalam menciptakan dan melaksanakan kerukunan dan kedamaian. Ditambahkan juga bahwa aksi ini adalah simbol persamaan tekat untuk menolak kekerasan dan isu sara.

Salam Bhinneka Tunggal Ika!

Wednesday, November 04, 2015

Berkunjung ke Titik Panas Tumbang Nusa

Siang tadi di salah satu titik panas wilayah Tumbang Nusa, selain menyalurkan 700 buah masker N95 dan multivitamin serta obat-obatan, saya juga berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung bagaimana luar biasanya perjuangan para relawan "Jumpun Pambelom" dan "Sekolah Relawan" yang bahu membahu membuat sumur bor guna menyiram tanah gambut yang terbakar dan mengeluarkan asap. Salut dan hormat saya juga buat prajurit TNI yang bekerja tanpa kenal lelah.

Sempat ngobrol dengan salah satu relawan di situ. Namanya Intan. Asal Bogor. Ia mengatakan api sudah mulai naik lagi. Karena di Tumbang Nusa sendiri baru hujan sebanyak 3 kali saja. Kalau lengah dan tidak diperhatikan, maka kabut asap dapat kembali menyerang. Mesti waspada.

Saya mengerti dan merasakan sekali betapa beratnya pekerjaan mereka. Walaupun begitu, mereka selalu siap untuk melaksanakannya tanpa pamrih. Saya hanya bisa berdoa kiranya Tuhan senantiasa menyertai dan melindungi mereka. Amin.

Friday, October 30, 2015

Bagi-bagi Masker, Multivitamin & Obat-obatan ke Lokasi Pembuangan Sampah

Pukul 09.00 WIB pagi tadi saya (bersama adik) mendatangi Tempat Pembuangan Sampah Akhir yang terletak di Jl. Cilik Riwut Km 14 guna membagikan masker N95, multivitamin buat anak dan dewasa serta obat-obatan. Memang sih kabut asap sudah berkurang dan relatif kondusif. Namun masker N95 setidaknya masih bermanfaat bagi mereka para pemulung yang tiap harinya selalu kena paparan sampah.

Saya cukup tersentuh dgn pemandangan yang ada di situ. Orang-orang yang mengais sampah bergunung-gunung hanya demi mendapatkan sesuap nasi. Juga anak kecil (kebanyakan tidak sekolah) yang mesti membantu orang tuanya. Sesungguhnya hidup saya masih jauh lebih beruntung ketimbang mereka.

Semoga apa yang saya salurkan tadi (walaupun tidak seberapa) bisa berguna dan bermanfaat bagi mereka.

Wednesday, October 28, 2015

Aksi Sosial ke Panti Jompo & Panti Asuhan

Hari Sabtu, tanggal 24 Oktober 2015 kemarin, saya yang tergabung dalam Relawan Melawan Asap Palangka Raya bekerja sama dengan Jurusan Pendidikan Teknik Mesin FKIP Universitas Palangka Raya mengadakan aksi sosial berupa bagi-bagi masker, multivitamin, oksigen, pakaian layak pakai, dll. Aksi sosial ditujukan pada dua tempat. Yaitu Panti Jompo Sinta Rangkang dan Panti Asuhan Agape. Kedua panti ini berada di Tangkiling (Kecamatan Bukit Batu), sekitar 30 km dari pusat kota Palangka Raya dan memakan waktu 30 menit perjalanan darat.

Rombongan berangkat dari halaman kampus FKIP Universitas Palangka Raya sekitar pukul 08.30 WIB dengan menggunakan 3 bus dan 2 mobil pribadi. Pukul 09.00 WIB rombongan sampai di Panti Jompo Sinta Rangkang yang langsung disambut oleh beberapa orang pengurus panti. Setelah menyerahkan bantuan secara simbolik, dilanjutkan dengan membagi-bagikan masker kepada semua orang tua yang ada di panti. Dibantu dengan mahasiswa FKIP Universitas Palangka Raya, pembagian masker dapat berjalan dengan baik dan lancar. Bahkan tak jarang memunculkan perasaan haru.

Kurang lebih sejam berada di panti jompo, rombongan melanjutkan aksinya ke Panti Asuhan Agape. Panti asuhan ini berisikan kurang lebih 70-80 anak, mulai dari yang termuda berumur 3 tahun sampai dengan yang tertua (sudah kuliah). Rombongan disambut dengan hangat oleh pengurus panti. Beliau merasa sangat bersyukur dan berterima kasih sekali karena ada sumbangan berupa masker, multivitamin dan oksigen. Beliau mengaku bahwa panti asuhan yang dia bina belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak manapun saat kabut asap mulai menjadi bencana di Kalimantan Tengah. Hampir sejam berada di Panti Asuhan Agape, rombongan pun mohon pamit untuk segera balik ke kota Palangka Raya.

Kami sadar bahwa apa yang kami berikan mungkin tidaklah seberapa. Walau begitu semoga bermanfaat bagi mereka dan marilah kita berdoa agar kabut asap ini segera berakhir dan kita bisa kembali menyaksikan betapa indahnya langit yang biru.

Terima kasih kami haturkan kepada donatur yang telah mempercayakan donasinya kepada kita. Tuhanlah yang kiranya membalas segala kebaikan.

Thursday, October 22, 2015

Save Our Children!

Pada hari Minggu, tanggal 18 Oktober 2015 kemarin saya yang tergabung dalam Relawan Melawan Asap Palangka Raya beserta teman-teman dari beberapa komunitas mengadakan aksi bagi-bagi masker dan vitamin di kawasan Mahir Mahar. Kawasan ini bisa dikatakan merupakan wilayah pinggiran kota (sekitar 9 km dari pusat kota).

Aksi bagi-bagi masker dan vitamin berjalan dengan sukses. Ternyata di kawasan tersebut terdapat banyak anak-anak kecil. Syukurlah anak-anak sangat antusias sekali dengan kedatangan kami. Mereka juga dengan senang hati menerima pengarahan agar selalu memakai masker bila beraktivitas di luar. Karena anak-anak sangat rawan dengan dampak buruk kesehatan oleh kabut asap.

Save our children!

Monday, October 12, 2015

Aksi Bagi-bagi Masker

Hari Sabtu tanggal 10 Oktober 2015 kemarin saya (mewakili @infoPLK) dan Relawan #MelawanAsap Palangka Raya mengadakan aksi bagi-bagi masker N95 di dua lokasi. Yaitu Kereng Bangkirai (pagi) dan Bangaris (sore). Ternyata benar juga dugaan saya. Di sana selain kabut asapnya terasa lebih pekat, juga jarang mendapatkan bantuan. Malah yang di Bangaris ketika saya tanya dengan beberapa warga mereka jawab baru kali ini ada yang datang ke wilayah mereka untuk membagikan masker, terutama masker N95. Dalam aksi bagi-bagi masker ini secara total kami menyebarkan 800 masker N95 dan 2000 masker biasa (yang tipis dan berwarna hijau itu). Oh iya, serta 8 buah respirator.

Oleh karena itu bila ada lagi donasi yang datang maka saya akan concern ke wilayah pinggiran kota saja. Karena mereka lebih membutuhkan. Lagi pula sudah banyak pihak-pihak yang bagi-bagi masker di pusat kota.

Terima kasih banyak buat kawan-kawan yang secara sukarela telah meluangkan waktu dan tenaga untuk aksi bagi-bagi masker. Kiranya apa yang kita lakukan berguna dan bermanfaat bagi yang memerlukan. Dan tentunya terima kasih juga kepada pihak donatur yang telah menyampaikan donasinya. We salute you!

Salam. Melawan Asap!