Tuesday, June 16, 2015

SAHABAT ADALAH....

Klik gambar untuk memperbesar
Beberapa hari ini telah menyebar secara luas foto pernikahan sahabat kami yang bernama Bobby dan Sari di beberapa media sosial. Di foto tersebut tergambar keisengan dari  kami, para sahabat-sahabatnya, yang sedang memegang banner/spanduk dengan tulisan yang cukup menarik perhatian sekaligus mengocok perut orang yang membacanya. Kami sendiri tidak tahu siapa yang  menyebarluaskan foto tersebut ke beberapa akun-akun media sosial (terutama akun meme dan parodi). Yang pasti telah menjadi viral secara luar biasa. Di sebuah akun Instagram bernama @ngakakkocak, foto tersebut sudah mendapatkan love sebanyak 28 ribu kali (saya cek terakhir sekitar pukul 15.00 WIB tadi). Terus diupload juga pada sebuah  grup Facebook bernama Meme Comic Indonesia. Untuk yang ini telah mencapai 37 ribu like (per pukul 10.00 WIB). Masih ada beberapa akun lainnya. Namun yang reaksinya heboh terlihat pada kedua akun yang saya sebutkan di atas tadi.

Nah, pada kesempatan kali ini saya mencoba untuk membuat kronologis bagaimana asal mula munculnya banner/spanduk dan ide aneh kami tersebut dalam rangka ngerjain atau sekedar ngisengin sahabat terbaik kami di hari pernikahannya.

Itu semua bermula pada 4 hari sebelum hari H. Bobby dan Sari menikah pada tanggal 15 Mei 2015 lalu. Bobby ini bisa dikatakan orang yang paling jago ngisengin kami, sahabat-sahabatnya. Tidak satupun sahabatnya yang pernah luput dari keisengannya. Nah, saat itulah kami memiliki ide untuk ngerjain Bobby di hari pernikahannya. Itung-itung momen pembalasan yang tepat sekali serta memberi kejutan/surprise yang bakal dikenang Bobby sampai akhir hayatnya. Misi ini kami rahasiakan rapat-rapat, jangan sampai bocor. Kami pun berkumpul di sebuah grup BBM untuk menyusun rencana. Di grup BBM itu ada saya sendiri, Indra, Ogi, Dode, Charly dan Andy. Kami saling melemparkan ide, seperti apa bentuk ngerjain yang pas buat Bobby. Akhirnya disetujui bahwa kami akan membuat banner/spanduk berisikan tulisan nyeleneh yang akan kami bentangkan saat resepsi penikahannya.

Dan sekarang, bagian yang lumayan menguras otak kami, akan diisi dengan kata-kata dan kalimat seperti apa banner/spanduk itu? Banyak dari kami yang memberikan usul isi kalimat. Namun banyak juga yang pada akhirnya kami batalkan karena bunyinya terlalu sadis dan kurang ajar. Hehe. Setelah nemu kalimat yang pas serta beberapa kali merevisinya, akhirnya kami sepakat untuk menggunakan kalimat "SETELAH SEKIAN LAMA TERSESAT, AKHIRNYA SAHABAT KAMI MENIKAH DENGAN SEORANG WANITA".

Untuk urusan banner/spanduk, diserahkan kepada saya. Dengan dukungan donatur Indra (berupa duit), pada keesokan harinya saya langsung mendatangi percetakan digital printing untuk memesan banner/spanduk. Begitu saya kasih isi kalimat banner/spanduk, kesan pertama dari orang percetakannya adalah justru tertawa ngakak. Dia pun mengatakan apakah ini serius. Saya balas iya. Kami hendak ngerjain sahabat kami. Jadi tolong desain yang simple aja, namun tulisannya tegas dan jelas terlihat. Tak perlu lama, desain banner/spanduk telah jadi dan segera dicetak. Saya pun disuruh untuk mengambilnya pada sore hari.

Selama 3 hari banner/spanduk tersebut nongkrong di kamar saya. Menunggu hari eksekusi. Dan akhirnya, pada tanggal 15 Mei, Bobby dan Sari melangsungkan pernikahan. Saya datang bersama Indra. Kawan-kawan yang lain sudah menunggu di gedung resepsi. Banner/spanduk kami simpan dulu di mobil. Jadi kami masuk ke dalam gedung dulu untuk mengikuti semua rangkaian acara resepsi. Begitu waktu telah menunjukkan hampir pukul 9 malam, tibalah waktunya utk mengeksekusi. Banner/spanduk diambil dari dalam mobil yang terparkir di luar. Yang mengambil adalah si Indra. Padahal di luar hari sedang hujan. Luar biasa pengorbanan beliau hanya untuk sebuah banner/spanduk. Banner/spanduk udah ready di tangan, kami para sahabat-sahabatnya naik ke atas panggung tempat sang pengantin duduk. Setelah berfoto-foto sewajarnya sebentar, banner langsung kami bentang dan kibarkan segagah-gagahnya. Saat itu Bobby terkejut dan hendak membaca isi tulisan pada spanduk/banner. Namun kami cegah dia untuk membacanya. Difoto dulu, baru setelah itu dia boleh membaca. Isi spanduk/banner yang nyeleneh itu tak ayal membuat pengunjung serta tamu yang ada di dalam gedung menjadi heboh dan mengundang gelak tawa. Dan misi kami untuk mengerjai sahabat kami bisa dikatakan SUKSES besar. Banner/spanduk tersebut kami serahkan kepada Bobby sebagai hadiah pernikahan. Saya yakin banner tersebut sudah menjadi abu di suatu tempat. Haha.

Foto-foto dari aksi kami tersebut kami upload ke Path dan juga Instagram. Awalnya adem ayem. Hanya sebatas teman yang tahu. Hingga akhirnya menjadi heboh seperti saat ini karena dishare juga oleh akun-akun meme/parodi yang memiliki jumlah follower yang luar biasa banyaknya. Wajah-wajah ganteng kami pun menjadi konsumsi massa. LOL.

Begitulah kronologis yang bisa saya sampaikan kali ini. Perlu diingat, aksi kami tersebut bukanlah aksi untuk menjelek-jelekkan sahabat kami Bobby. Ini murni sekedar keisengan kami yang bisa dikatakan sudah masuk dalam kategori akut. Ini adalah bukti bahwa kami mencintai dia.

Terima kasih sekali bila ada yang mengatakan aksi kami ini merupakan aksi yang brilian, kreatif dan gokil. Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa begini inilah yang namanya sahabat sejati. Mungkin apa yang kami lakukan ini bisa kalian coba juga ke sahabat-sahabat kalian. Namun tentu saja kami tidak bertanggungjawab bila terjadi apa-apa.

Salam....

NB: Ada salah satu komen terbaik tentang foto kami. Lupa dari siapa namanya. Bunyinya demikian: "Sahabat yang baik adalah sahabat yang jelek-jelekin langsung di depan kita tapi tetap support. Bukan baik di depan namun di belakang justru menjatuhkan".

No comments: