Tuesday, January 17, 2017

JASAD Mengguncang Palangka Raya!

Man Jasad, sang vokalis!
Dalam event bertajuk METAL VS ROCK #2 yang dihelat pada hari Sabtu tanggal 14 Januari 2017 kemarin JASAD kembali mengguncang kota Palangka Raya untuk kedua kalinya. Sebelumnya pernah dilakukan JASAD pada bulan Desember 2010, kurang lebih enam tahun silam dalam sebuah event yang juga diprakarsai oleh PALANGKA RAYA METAL CORNER, yaitu DISTORSI MAXIMUM IV. Walaupun METAL VS ROCK #2 sempat didera hujan dan juga gerimis yang mengundang, tak menyurutkan semangat metalhead untuk tetap setia menunggu sampai kemunculan JASAD di atas panggung.

Begitu JASAD membuka penampilannya dengan sebuah alunan musik yang berat namun memiliki groove berjudul Pasukan Karuhun, metalhead pun menyambutnya dengan aksi headbang. Tak berselang lama, sebuah tembang andalan yang ada pada album Rebirth of Jatisunda (rilisan 2013), yakni Precious Moment to Die semakin membuat penonton panas. Maka tak elak lagi aksi moshing yang brutal pun tercipta. Sang vokalis, Man, sebelum menyanyikan lagu ini ia memberikan pesan agar anak metal bisa memberikan sumbangsih bagi peradaban dan kehidupan ini. Metal itu hanya selera mendengarkan musik, tidak merubah cara dan pola berpikir serta bersikap juga bertindak seperti orang Indonesia.

Lagu ketiga yang dibawakan oleh JASAD pada malam itu adalah Rebirth of Jatisunda. Lagu yang bercerita tentang kebangkitan anak muda. Anak muda yang jangan hanya bisa ribut, teler, dll. Tetapi anak muda harus bisa berkontribusi terhadap bangsa Indonesia. Selepas itu, Nagara Ragana Naraga menjadi lagu selanjutnya. Sebuah lagu yang cukup agresif dan intens. Dan sesekali diselingi dengan tempo yang pelan namun berat.

Lagu berikutnya yaitu Cengkram Garuda. Man berujar bahwa simbol Garuda Pancasila akhir-akhir ini hanya sekadar pajangan atau hiasan dinding belaka. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila di kehidupan sehari-hari sudah mulai terkikis bahkan hilang. Oleh karena itu Man mengimbau agar kita menerapkan kembali nilai-nilai luhur dari Pancasila. Lagu ini juga merupakan sebuah tembang yang agresif dan brutal. Mosh-pit pun kembali dipenuhi dengan aksi moshing metalhead berenergi yang seakan-akan tidak ada matinya itu.


Kata Man, si vokalis, berkeringat itu olah raga. Musik death metal itu termasuk olahraga. Karena yang di panggung maupun metalhead yang nonton sama-sama keringatan. Jadi death metal bukan hanya musik, tapi juga olahraga. Selepas menyampaikan hal tersebut, JASAD pun mengajak metalhead untuk ber-cooling down sejenak menurunkan tensi dengan membawakan sebuah tembang lawas miliknya Farid Hardja, yaitu Karmila. Di tangan JASAD lagu Karmila yang pop itu disulap menjadi sebuah lagu metal yang catchy dan asyik. Dan Siliwangi, menjadi tembang terakhir sekaligus penutup acara METAL VS ROCK #2. Ini merupakan sebuah lagu yang banyak digemari oleh metalhead, terutama penggemar sejati JASAD. Didominasi dengan permainan gitar yang meraung-raung dan cabikan bass milik Yuli yang lugas. Jadi wajar-wajar saja bila di mosh-pit tercipta circle-pit.

Walaupun minus Ferly, gitaris utama JASAD yang tak bisa hadir karena urusan keluarga, secara keseluruhan band yang sudah terbentuk sejak tahun 1990 lalu itu tetap menampilkan performa terbaiknya. Gitaris kedua bernama Reduan Purba mampu mengkover dan mengisi posisi Ferly yang kosong. Memang harus diakui bahwa pria berdarah Batak dan pemakai 7 senar gitar ini bukanlah gitaris yang bisa dipandang remeh sebelah mata. DEMIGOD, ASMODEUS dan GUTTURAL SUFFERING (Reduan juga aktif pada ketiga band ini) merupakan buktinya.

Hal yang juga menjadi kredit tersendiri adalah penampilan dari pengisi posisi drum JASAD, yakni Oki. Walaupun statusnya hanya sebagai pengisi sementara di kala JASAD tampil live, Oki sudah bisa dikatakan bagus dan matang. Oki sendiri memiliki sebuah band beraliran brutal death metal yang bernama STIGMATUARY, di mana tahun 2016 kemarin di bawah bendera Rottrevore Records band ini telah menelurkan full length album perdananya yang diberi tajuk Decimation Of Psyche. You should listen this one!

HAIL JASAD!

Note: Rekaman (audio only) saat JASAD perform di acara METAL VS ROCK #2 bisa didengarkan di SINI.

Friday, January 06, 2017

METAL VS ROCK #2

Apa kabarnya, kawan? Semoga dalam keadaan sehat-sehat saja. Sekadar pemberitahuan saja bahwa event terdekat dari PALANGKA RAYA METAL CORNER (PMC) adalah METAL VS ROCK #2. Akan dihelat pada hari Sabtu tanggal 14 Januari 2017 mendatang di Halaman Gedung KONI Jl. Cilik Riwut (sebelah Bundaran Besar), Palangka Raya, mulai Pkl. 15.00 WIB s/d selesai. Dan PMC akan mengundang JASAD (brutal death metal band from Bandung) sebagai headliner dari event ini. Wow! Ini merupakan kedua kalinya JASAD manggung di acara PMC. Sebelumnya yaitu pada event DISTORSI MAXIMUM IV yang diadakan bulan Desember 2010 silam.

Acara ini mematok harga tiket masuk sebesar Rp. 20.000,- (sudah mendapatkan bonus produk). Relatif murah dan dapat dijangkau.

So, buat kawan-kawan yang ada di kota Palangka Raya dan sekitarnya, persiapkan diri kalian. Kita ugal-ugalan bareng!

IN DEATH WE TRUST, IN BRUTALITY WE BLAST!

Wednesday, December 14, 2016

ROGUE ONE: A STAR WARS STORY

Mungkin ada yang bingung Rogue One: A Star Wars Story itu apa sih? Apakah merupakan kelanjutan dari saga Star Wars? Atau prekuel? Atau berdiri sendiri? Well, Rogue One ini adalah adalah sebuah spin off, dimana ceritanya memfokuskan pada karakter wanita bernama Jyn Erso (diperankan oleh aktris cantik Felicity Jones yang kental dengan logat Inggrisnya itu) yang dengan kawan-kawan kelompoknya berupaya untuk mencuri blueprint Death Star (senjata pemusnah planet). Rogue One sendiri mengambil timeline di antara Star Wars: Episode III - Revenge of the Sith dan Star Wars: Episode IV - A New Hope. Yah, bagi yang belum khatam Star Wars mungkin penjelasan di atas bisa bikin isi kepala menjadi keriting. Semoga tidak. Rogue One ini juga menjadi seri pembuka dari Star Wars: Anthology Series. Seri berikutnya telah direncanakan bakal dilanjutkan dengan kisah petualangan Han Solo yang akan rilis tahun 2018 mendatang.

Rogue One, yang total memakan waktu 2 jam lebih sedikit ini, secara keseluruhan bagi saya cukup layak untuk ditonton. Terlebih untuk penggemar fanatik Star Wars. Sebab di sini akan hadir beberapa penampakan dari tokoh-tokoh Star Wars yang sudah kita kenal sebelumnya. Termasuk Lord Vader yang karismanya luar biasa itu. Adegan pertempuran atau perang yang menghiasi layar sekitar 1 jam sebelum film usai menjadi salah satu daya tarik di film ini. Impresif, menegangkan dan spektakuler. Apalagi didukung oleh efek visual yang canggih dan top notch. Memanjakan mata! Dari segi penurutan cerita entah kenapa terasa ada tarik ulur sehingga kurang fokus. Alurnya sendiri di awal film sedikit pelan. Dapat dimaklumi karena plot sedang dibangun. Untung saja candaan-candaan lewat verbal yang sesekali dilontarkan dapat memberi kesegaran tersendiri bagi penonton. Untuk penokohan karakter-karakter, tak ada lagi yang bisa dikomplain. Semua aktor dan aktris bermain bagus, termasuk mengembangkan karakter dari sisi emosionalnya.

Mengutip kata seorang teman, "Rogue One is a certified Star Wars film!"

7,5/10

Endingnya bikin merinding!

Friday, December 09, 2016

HEADSHOT

Headshot, sebuah film laga yang tayang perdana pada pertengahan tahun kemarin di kota Toronto, Kanada. Selain mendapat pujian dan review positif, Headshot juga meraih beberapa penghargaan dalam ajang internasional bergengsi. Dan hari ini tanggal 8 Desember 2016, Headshot tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia. Perlu diingat, ini adalah film dengan rating dewasa.

Well, bagi saya tak ada sesuatu yang baru di sini bila dibandingkan dengan film-film yang dibintangi oleh Iko Uwais lainnya. Walaupun alur cerita terasa lambat dan dangkal, dengan nuansa gelap Headshot menampilkan beberapa hal yang cukup memukau melalui koreografi aksi baku hantam dan tembak-tembakan yang menegangkan, brutal, sadis dan berdarah-darah. Unsur dramanya yang terasa mellow sedikit mempercantik kisah film ini. Terutama endingnya. Secara akting, tak bisa disangkal lagi bahwa Iko Uwais memang sudah ditakdirkan untuk main pada film-film laga jenis seperti ini.

Persiapkan diri dan mental kalian untuk menghadapi muncratan-muncratan darah yang mendominasi film ini selama dua jam, terlebih lagi menikmati sensasi bagaimana golok menancap telak di wajah. Ngilu!

7/10

Btw, Chelsea Islan cakep!

Thursday, December 01, 2016

Hari AIDS

Hari ini, 1 Desember, masyarakat memperingati Hari AIDS Sedunia. Sebanyak 78 juta masyarakat dunia sudah terinfeksi virus HIV dan ada 35 juta masyarakat dunia yang meninggal karena virus mematikan ini. Oleh karena itu, marilah kita hindari penyebabnya.Yaitu:

1. HIV dapat menular melalui hubungan seksual yang tidak aman
2. HIV dapat menular melalui penggunaan jarum suntik yang mengandung HIV
3. HIV dapat menular dari ibu HIV (positif) kepada bayinya tanpa perencanaan kehamilan

Asal kalian ketahui saja:
1. HIV tidak dapat menular melalui jabat tangan
2. HIV tidak dapat menular melalui sentuhan dan pelukan
3. HIV tidak dapat menular melalui berciuman
4. HIV tidak dapat menular melalui makan bersama
5. HIV tidak dapat menular melalui saat berenang bersama
6. HIV tidak dapat menular melalui gigitan nyamuk
7. HIV tidak dapat menular melalui paparan batuk atau ingus
8. HIV tidak dapat menular melalui telpon, komputer, gagang pintu, sedotan, sendok dan cangkir

Memahami HIV & Orang yang Hidup dengan HIV
1. HIV Tidak Membunuh
Virus ini telah dapat dikontrol dengan pengobatan ARV. Seseorang yang terinfeksi HIV dianjurkan untuk segera memulai pengobatan untuk menekan jumlah virus dan hidup sehat seperti mereka pada umumnya. Dengan perkembangan ARV, HIV bukan lagi situasi yang mematikan. Stigma negatif lah yang membuat banyak tekanan serta membunuh seseorang.

2. Tak Terdeteksi
Virus HIV ada dalam cairan tubuh manusia, yaitu darah, cairan vagina, cairan sperma, dan air susu. Virus ini akan berkurang secara drastis dan tidak terdeteksi dalam tubuh seorang ODHA ketika ia melakukan terapi ARV. Keadaan ini disebut UNDETECABLE. Dalam situasi undetecable, resiko penularan HIV menjadi sangat rendah.

3. HIV Bukan AIDS
HIV tidak sama dengan AIDS. HIV adalah virus dan AIDS adalah fase dimana gejala penyakit mulai muncul karena kekebalan tubuh yang rendah. Seseorang yang terinfeksi HIV belum tentu akan ada dalam fase AIDS jika dapat mempertahankan kekebalan tubuhnya. Salah satunya dengan melakukan terapi ARV (anti retroviral).

MAKA, HINDARI PENYEBABNYA DAN RANGKUL PENDERITANYA.