Friday, July 22, 2016

GHOSTBUSTERS

Ghostbusters is back! Memakan waktu kurang lebih 27 tahun, akhirnya tim pemburu hantu ini hadir kembali. Berbeda dengan versi originalnya, yakni Ghostbuster (1984) dan Ghosbusters II (1989) di mana membernya adalah laki-laki, kali ini semuanya adalah perempuan. Ghostbusters 2016 ini merupakan versi reboot. Ini dikarenakan Bill Murray (salah satu pemain di original Ghostbusters) yang menolak tawaran untuk sekuel dan juga salah satu dari keempat pemain sudah ada yang meninggal. Walaupun kini dihuni oleh kaum hawa, film ini tidak kehilangan sentuhan khasnya. Gokil! Pujian layak diberikan kepada sang sutradara Paul Feig, yang sebelumnya juga pernah menyutradarai film Spy, Briedsmaid, The Heat, dan masih banyak lagi.

Bisa saya katakan filmnya sangat menghibur. Abaikan saja bila situs-situs film mengatakan film ini jelek. Silakan ditonton dengan mata kepala sendiri. Keseruan yang menegangkan dibalut dengan aksi-aksi yang cukup memukau serta tingkah laku konyol benar-benar memanjakan penonton. Terlebih kelucuan yang sering tampil di film ini tak sedikit bisa menguras tawa renyah berkepanjangan dari awal hingga akhir. Salut juga kepada empat pemain utama di film ini. Mampu menokohkan karakternya masing-masing yang memiliki karakteristik berbeda.

Walaupun dikemas dalam bentuk komedi, nuansa horor dalam film ini lumayan terasa. Beberapa kali adegan-adegan menakutkan (lazim disebut jump scare) yang tampil tak diduga-duga mampu membuat jantung berhenti sepersekian detik. Bersiaplah kalian terkaget-kaget setengah mati!

Sebagai wujud respek, Ghostbusters 2016 membawa spirit dari film-film terdahulunya. Ini bisa dilihat begitu banyak cameo yang hadir di dalamnya, bahkan hal-hal kecil lainnya. Silakan hitung sendiri ada berapa hal yang bisa kalian kenali dalam film ini.

Akhir kata, tanpa berekspektasi lebih, Ghostbusters 2016 ini bisa dikatakan sebuah film reboot yang tergolong berhasil dan sukses. Penuh dengan kesenangan dan kejenakaan, juga bebas dari unsur kekerasan serta seksual. Bisa menjadi tontonan keluarga yang pas. Bila sudah begini, saya yakin Sony tidak akan tinggal diam. Mereka pasti akan menyiapkan sekuel terbarunya. Karena Ghostbusters adalah sebuah franchise yang dapat membawa keuntungan banyak. Tidak hanya film, namun juga hal lainnya seperti merchandise, dll.

7/10 

If there's something strange, in the neigbourhood. Who you gonna call? GHOSTBUSTERS!

1 comment:

Anarki Dian Setiawan said...

satu row ngakak bareng pas nonton..
gak tau kenapa banyak yang bilang membosankan, garing dll.. mungkin udah sering nonton film-filmnya Paul Feig hahaha..