Friday, October 03, 2014

ANNABELLE

Review singkat film Annabelle (tayang di Indonesia mulai tanggal 1 Oktober 2014 kemarin). Murni pendapat pribadi. Jangan merasa terintimidasi dan jangan langsung percaya dengan apa yang saya ungkapkan di sini. Tonton saja dulu filmnya. Sebab yang namanya selera pasti berbeda tiap orangnya.

Well, wajar bila orang-orang membandingkan film Annabelle ini dengan film The Conjuring (film horor terbaik tahun kemarin) dan berharap filmnya bagus. Selain Annabelle merupakan prekuel (atau spin-off mungkin?) dari The Conjuring, juga di dalam filmnya terdapat dua kali menggunakan salah satu cuplikan dalam film The Conjuring (pada scene pembuka dan penutup). Namun sayangnya, Annabelle masih terlalu jauh kualitasnya di bawah The Conjuring. Apalagi bila disandingkan dengan Insidious, film yang sempat membuat saya trauma untuk tidur dalam keadaaan gelap.

Film Annabelle yang berdurasi kurang lebih 90 menit ini tidak disutradarai oleh James Wan, yang merupakan sutradara dari The Conjuring. James Wan kali ini cukup duduk nyaman sebagai produser. Sutradara Annabelle adalah John R. Leonetti. Di tangan John R. Leonetti, sangat terlihat sekali ia lebih mengutamakan sisi drama ketimbang horornya. Hal inilah yang membuat Annabelle menjadi film horor yang biasa-biasa saja. Dialognya tidak bisa dipungkiri memang cukup banyak. Selain itu juga alur ceritanya berjalan lambat. Tidak ada perkembangan yang signifikan. Hingga kurang mampu membawa klimaks. Kondisi yang sangat berbahaya sekali sebab bisa mendatangkan rasa jenuh atau bosan pada penonton. Untuk endingnya, dengan terpaksa saya bilang kurang greget dan memuaskan.

Di balik beberapa adegan yang terkesan klise, Annabelle beberapa kali menawarkan adegan yang cukup baru dan segar. Salah satunya yang di elevator itu. Memberikan kesuraman dan ketakutan tersendiri. Hiiii....

Secara keseluruhan, Annabelle bukanlah sebuah film horor bagus, tapi juga tidaklah jelek-jelek amat. Bila ditanya rating, saya beri 6/10. Silakan ditonton. Ajak sahabat atau keluarga dan silakan berteriak sekencang-kencangnya.

Tambahan: Pesan terselubung dari film ini adalah: JANGAN BELI BONEKA!

No comments: