Wednesday, December 14, 2016

ROGUE ONE: A STAR WARS STORY

Mungkin ada yang bingung Rogue One: A Star Wars Story itu apa sih? Apakah merupakan kelanjutan dari saga Star Wars? Atau prekuel? Atau berdiri sendiri? Well, Rogue One ini adalah adalah sebuah spin off, dimana ceritanya memfokuskan pada karakter wanita bernama Jyn Erso (diperankan oleh aktris cantik Felicity Jones yang kental dengan logat Inggrisnya itu) yang dengan kawan-kawan kelompoknya berupaya untuk mencuri blueprint Death Star (senjata pemusnah planet). Rogue One sendiri mengambil timeline di antara Star Wars: Episode III - Revenge of the Sith dan Star Wars: Episode IV - A New Hope. Yah, bagi yang belum khatam Star Wars mungkin penjelasan di atas bisa bikin isi kepala menjadi keriting. Semoga tidak. Rogue One ini juga menjadi seri pembuka dari Star Wars: Anthology Series. Seri berikutnya telah direncanakan bakal dilanjutkan dengan kisah petualangan Han Solo yang akan rilis tahun 2018 mendatang.

Rogue One, yang total memakan waktu 2 jam lebih sedikit ini, secara keseluruhan bagi saya cukup layak untuk ditonton. Terlebih untuk penggemar fanatik Star Wars. Sebab di sini akan hadir beberapa penampakan dari tokoh-tokoh Star Wars yang sudah kita kenal sebelumnya. Termasuk Lord Vader yang karismanya luar biasa itu. Adegan pertempuran atau perang yang menghiasi layar sekitar 1 jam sebelum film usai menjadi salah satu daya tarik di film ini. Impresif, menegangkan dan spektakuler. Apalagi didukung oleh efek visual yang canggih dan top notch. Memanjakan mata! Dari segi penurutan cerita entah kenapa terasa ada tarik ulur sehingga kurang fokus. Alurnya sendiri di awal film sedikit pelan. Dapat dimaklumi karena plot sedang dibangun. Untung saja candaan-candaan lewat verbal yang sesekali dilontarkan dapat memberi kesegaran tersendiri bagi penonton. Untuk penokohan karakter-karakter, tak ada lagi yang bisa dikomplain. Semua aktor dan aktris bermain bagus, termasuk mengembangkan karakter dari sisi emosionalnya.

Mengutip kata seorang teman, "Rogue One is a certified Star Wars film!"

7,5/10

Endingnya bikin merinding!

Friday, December 09, 2016

HEADSHOT

Headshot, sebuah film laga yang tayang perdana pada pertengahan tahun kemarin di kota Toronto, Kanada. Selain mendapat pujian dan review positif, Headshot juga meraih beberapa penghargaan dalam ajang internasional bergengsi. Dan hari ini tanggal 8 Desember 2016, Headshot tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia. Perlu diingat, ini adalah film dengan rating dewasa.

Well, bagi saya tak ada sesuatu yang baru di sini bila dibandingkan dengan film-film yang dibintangi oleh Iko Uwais lainnya. Walaupun alur cerita terasa lambat dan dangkal, dengan nuansa gelap Headshot menampilkan beberapa hal yang cukup memukau melalui koreografi aksi baku hantam dan tembak-tembakan yang menegangkan, brutal, sadis dan berdarah-darah. Unsur dramanya yang terasa mellow sedikit mempercantik kisah film ini. Terutama endingnya. Secara akting, tak bisa disangkal lagi bahwa Iko Uwais memang sudah ditakdirkan untuk main pada film-film laga jenis seperti ini.

Persiapkan diri dan mental kalian untuk menghadapi muncratan-muncratan darah yang mendominasi film ini selama dua jam, terlebih lagi menikmati sensasi bagaimana golok menancap telak di wajah. Ngilu!

7/10

Btw, Chelsea Islan cakep!

Thursday, December 01, 2016

Hari AIDS

Hari ini, 1 Desember, masyarakat memperingati Hari AIDS Sedunia. Sebanyak 78 juta masyarakat dunia sudah terinfeksi virus HIV dan ada 35 juta masyarakat dunia yang meninggal karena virus mematikan ini. Oleh karena itu, marilah kita hindari penyebabnya.Yaitu:

1. HIV dapat menular melalui hubungan seksual yang tidak aman
2. HIV dapat menular melalui penggunaan jarum suntik yang mengandung HIV
3. HIV dapat menular dari ibu HIV (positif) kepada bayinya tanpa perencanaan kehamilan

Asal kalian ketahui saja:
1. HIV tidak dapat menular melalui jabat tangan
2. HIV tidak dapat menular melalui sentuhan dan pelukan
3. HIV tidak dapat menular melalui berciuman
4. HIV tidak dapat menular melalui makan bersama
5. HIV tidak dapat menular melalui saat berenang bersama
6. HIV tidak dapat menular melalui gigitan nyamuk
7. HIV tidak dapat menular melalui paparan batuk atau ingus
8. HIV tidak dapat menular melalui telpon, komputer, gagang pintu, sedotan, sendok dan cangkir

Memahami HIV & Orang yang Hidup dengan HIV
1. HIV Tidak Membunuh
Virus ini telah dapat dikontrol dengan pengobatan ARV. Seseorang yang terinfeksi HIV dianjurkan untuk segera memulai pengobatan untuk menekan jumlah virus dan hidup sehat seperti mereka pada umumnya. Dengan perkembangan ARV, HIV bukan lagi situasi yang mematikan. Stigma negatif lah yang membuat banyak tekanan serta membunuh seseorang.

2. Tak Terdeteksi
Virus HIV ada dalam cairan tubuh manusia, yaitu darah, cairan vagina, cairan sperma, dan air susu. Virus ini akan berkurang secara drastis dan tidak terdeteksi dalam tubuh seorang ODHA ketika ia melakukan terapi ARV. Keadaan ini disebut UNDETECABLE. Dalam situasi undetecable, resiko penularan HIV menjadi sangat rendah.

3. HIV Bukan AIDS
HIV tidak sama dengan AIDS. HIV adalah virus dan AIDS adalah fase dimana gejala penyakit mulai muncul karena kekebalan tubuh yang rendah. Seseorang yang terinfeksi HIV belum tentu akan ada dalam fase AIDS jika dapat mempertahankan kekebalan tubuhnya. Salah satunya dengan melakukan terapi ARV (anti retroviral).

MAKA, HINDARI PENYEBABNYA DAN RANGKUL PENDERITANYA.

Friday, November 18, 2016

Seribu Lilin & Doa Bersama

Foto oleh: @yatingating (Instagram)
Malam tadi (Jumat, 18/11/2016) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Bundaran Besar, Palangka Raya ada aksi simpatik/solidaritas yang bertajuk "Seribu Lilin & Doa Bersama" dan dihadiri oleh ratusan warga kota Palangka Raya. Aksi ini merupakan aksi bela sungkawa kepada Intan Olivia Marbun, seorang gadis cilik berusia 2,5 tahun yang menjadi korban meninggal akibat teror bom di Gereja Oikumene, Samarinda beberapa waktu yang lalu.

Selain beberapa tokoh Dayak, pemuka agama, mahasiswa, komunitas-komunitas, dll, dalam aksi tersebut juga hadir Gubernur Kalimantan Tengah, yaitu Bapak Sugianto Sabran. Dalam orasinya beliau mengutuk keras teror bom yang terjadi di Samarinda beserta pelakunya. Ia juga mengatakan bahwa Kalimantan Tengah harus bisa menjadi contoh bagi provinsi lainnya dalam menciptakan dan melaksanakan kerukunan dan kedamaian. Ditambahkan juga bahwa aksi ini adalah simbol persamaan tekat untuk menolak kekerasan dan isu sara.

Salam Bhinneka Tunggal Ika!

Wednesday, November 16, 2016

FANTASTIC BEASTS AND WHERE TO FIND THEM

Mungkin di antara kalian ada yang belum bisa move on dari saga ataupun universe-nya Harry Potter? Mungkin juga ada yang masih merindukan kehadiran film dengan tema sihir yang memukau? Nah, segala penantian kalian, dan juga saya dong tentunya, akhirnya terjawabkan sudah melalui Fantastic Beasts and Where to Find Them arahan sutradara David Yates. Fantastic Beasts tayang serentak mulai hari ini (16/11/2016) di Indonesia. Paling awal dari negara-negara lainnya.

Fantastic Beasts adalah sebuah film yang naskahnya ditulis langsung oleh J.K. Rowling (pengarang buku Harry Potter) itu sendiri. Walaupun banyak orang mengatakan ini adalah sebuah prekuel dari kisah Harry Potter, Fantastic Beasts rasanya lebih tepat bila dikatakan sebagai sebuah spin-off. Karena bisa dibilang pondasi dari film ini tidaklah terlalu kuat. Sebab film ini hanya berdasarkan sebuah buku panduan yang dimiliki oleh murid-murid Hogwarts, di mana buku tersebut isinya berupa daftar hewan-hewan magic (yang ada dalam dunia Harry Potter). Dan buku tersebut diteliti oleh sang tokoh utama film ini, yaitu Newt Scamander (diperankan Eddie Redmayne), seorang magizoologist. Berbeda dengan Harry Potter, Fantastic Beasts mengambil setting di kota New York (bukan lagi Inggris) dan memakai lini masa sekitar 60-70 tahun sebelum Harry Potter and the Sorcerer's Stone.

Secara keseluruhan, filmnya cukup menghibur dan memikat. Menampilkan aksi dan petualangan yang mendebarkan. Untuk soal special effect maupun CGI tak perlu diragukan lagi. Top notch. Nuansa film yang penuh dengan suasana gelap serta sentuhan sihir memberikan intensitas tersediri bagi penonton. Alurnya mungkin sedikit menjelimet, tapi masih bisa untuk diikuti. Guyonan-guyonan atau humor yang ada ditampilkan dalam film ini ampuh dan mujarab untuk membuat penonton tertawa lepas, geli, dan renyah. Dari segi akting, siapa yang berani menyangsikan Eddie Redmayne, aktor watak kelas Oscar? Sangat solid. Dan performanya tersebut didukung oleh cast yang juga luar biasa. Seperti Dan Fogler, seorang "no-maj" (sebutan untuk "muggle"-nya Amerika), Katherine Waterston, Collin Farrel, dll. Omong-omong, endingnya indah sekali looh.

Fantastic Beasts and Where to Find Them saya rasa sudah kokoh sebagai pembuka pentalogy Fantastic Beasts ini. Platform sudah terbentuk. Tinggal kejelian dan kecerdasan dari sutradaranya saja lagi yang dapat mengemudikan serta menentukan apakah filmnya bisa berjalan bagus atau justru sebaliknya. Dan bila bisa sih, tampilkan Albus Dumbledore muda untuk ikut berpetualang bersama Newt Scamander di sekuel berikutnya!

7,5/10

Crucio!