Friday, November 02, 2012

SKYFALL

Premiere di kawasan Indonesia mulai tanggal 1 November 2012 kemarin. Dan saya telah menontonnya pada jam pertama di hari pertama penayangan. Niat amat yak? Tidak juga. Kebetulan banyak jadwal nganggur. Skyfall merupakan film James Bond yang ke 23. Dan juga menandakan 50 tahun film James Bond. Bila masih ingat, film pertama James Bond adalah Dr. No, rilis tahun 1962 dan diperankan oleh Sean Connery. Film ini rencananya dirilis sebelum tahun 2012. Berhubung MGM bangkrut karena masalah finansial, Skyfall mengalami pemoloran waktu. Untung lah SpyGlass Entertainment menyelamatkan film ini dan Sony Pictures berkenan merilisnya. 

Pada kali ini saya tidak perlu mereview dan merinci jalan cerita secara lengkap. Yang pasti film ini menceritakan tentang kesetiaan James Bond sebagai agen rahasia 007 terhadap M yang sedang diuji karena kejadian di masa lalu yang menimpa M. Hal di masa lalu tersebut ternyata menjadi sumber segala persoalan yang ada dalam cerita film Skyfall ini. Dan M pun harus bertanggungjawab, bagaimanapun caranya dan apapun resikonya.

Sebelum menonton Skyfall, saya sempat browsing ke situs IMDb dan Rotten Tomatoes. Di kedua situs film acuan para moviegoers tersebut, Skyfall dikasih rating di atas nilai 80. Dalam artinya film ini mendapat review yang sangat baik serta positif. Hal ini pula yang membuat ekspektasi saya akan Skyfall semakin bertambah. Namun setelah menontonnya dengan durasi yang memakan waktu sekitar 2,5 jam, menurut pendapat pribadi saya film ini biasa saja. Kurang greget.

Kurang greget di mananya? Adegan laga/aksinya sangat minim sekali. Padahal saya ingin menyaksikan laga-laga yang cukup brutal dan sadis ala Casino Royale kemarin. Apa mungkin karena ini (konon) merupakan trilogy terakhir bagi Daniel Craig sehingga Skyfall hanya menitikberatkan pada isi ceritanya saja? Biar terasa lebih dramatis? Selain itu juga terlalu banyak kebetulan-kebetulan yang dipaksakan. Jalan cerita sangat mudah ditebak. Dan lagi satu hal yang penting, Bond girls-nya kali ini tergolong ecek-ecek. Tidak ada satupun Bond girl yang outstanding, berkharisma dan meninggalkan bekas yang mendalam pada masing-masing penonton (layaknya Halle Berry yang tampil luar biasa itu dalam Die Another Day).

Apapun itu, secara keseluruhan film ini oke lah untuk ditonton. Kalau bisa, nontonnya tanpa ekspektasi yang berlebihan. Takutnya entar bila tidak sesuai ekspektasi, justru kekecewaan yang muncul. Endingnya juga cukup mengejutkan. Dimana ending Skyfall ini sudah pasti akan berdampak pada film-film James Bond berikutnya.

Akhir kata, 3/5 bintang. Semoga berkenan.

Tambahan: Theme song Skyfall yang dibawakan oleh Adele bagus banget!

2 comments:

Black Angel said...

setelah liat ini kayaknya enakan ga nonton d bioskop --a

Anonymous said...

Hosted business phone system is an ideal solution for business now. You don't have to worry about installing any software or hardware. However, can have access to all the features large business have. The best part is the price is very affordable. It starts from about $19.50/month. You will sound as professional as fortune 500 companies. I have been using Business Phone Service from Telcan. I believe they provide Business Phone Service at the best price. They even gurantee to beat any lower price by 10%.