Saturday, November 07, 2015

SPECTRE

Jujur, Spectre cukup mengecewakan. Jauh dari pakem James Bond itu sendiri, yaitu yang kental dengan aksi spionase (pemata-mataan) nan seru serta menegangkan. Kali ini Spectre tak jauh bedanya ibarat sebuah FTV yang ditampilkan dengan genre action. Tak lebih! Bisa dibilang ini merupakan film James Bond terlemah di eranya Daniel Craig. Mana itu seorang James Bond berdarah dingin yang lagaknya brutal dan sadis ala Casino Royale? Mana juga itu gadget-gadget canggih yang dikenakan Bond yang dapat membuat penonton berdecak kagum? Nyaris tidak ada sama sekali. Spectre, dengan modal dana yang luar biasa besarnya (triliunan rupiah) hanya mampu menampilkan mobil keren dan jam tangan canggih murahan saja. Medioker!

Begitu adegan pembuka sepanjang 15 menit di Meksiko yang lumayan bisa membuat saya menahan nafas itu, saya merasa optimis bahwa filmnya bakal berjalan bagus. Namun apa daya, justru berputar 180 derajat. Yang ada adalah semakin panjang dan lama film berjalan, semakin datar pula alur filmnya. Nyaris tak ada elemen kejutan. Naskah filmnya sepertinya yang bermasalah di sini. Narasinya sudah bagus padahal. Konflik ceritanya juga, di mana Bond nantinya akan menemukan hubungan (masa lalu) yang menakutkan antara dirinya sendiri dan musuh yang ia cari.

Spectre, film ke-24 James Bond, sangat disayangkan sekali kenapa bisa berakhir seperti ini. Film sekelas dan seeksklusif James Bond harus dieksekusi dengan cara yang pasaran. Sebenarnya ini sudah bisa dikenali melalui "gejala-gejala"-nya. Tengok aja mulai dari poster yang mengecewakan. Sampai dengan Daniel Craig yang kesannya setengah-setengah dalam mempromosikan film ini. Bila sudah begini, saya yakin sekali Daniel Craig tidak akan dikontrak lagi untuk film ke-25 James Bond.

Jadi, bila kalian telah memasang ekspektasi tinggi terhadap film ini, segera turunkan. Agar tak berbuah kekecewaan. Sekadar saran.

5/10.

No comments: